Me



Kenalin namaku Dita Anggraini, umurku 17 tahun. Aku dilahirkan dari seorang ibu yang pastinya sangat aku sayangi dan cintai. Aku berasal dari fertilisasi sel ovum dan sel sperma kedua orang tuaku. Aku dibesarkan oleh kedua orang tua dengan rasa penuh kasih sayang.

Ketika umur 6 tahun, aku didaftarkan kedua orang tuaku ke salah satu sekolah TK yang ada di Bandar Lampung. Di masa TK aku gak ada yang spesial. Aku anak yang dibilang pendiem, nggak. Dibilang aktif, nggak juga. Dulu aktivitas harianku cuma sekolah-pulang aja. Nothing special banget kan? Ada sih cerita TK-ku, tapi menurutku biasa aja. Gapapa lah ya yang penting ada cerita dikit. Jadi, dulu itu aku seperti murid-murid TK pada umumnya suka main prosotan, ayunan, manjat-manjatan, dll. Pada suatu hari, aku main prosotan besar yang ada di TK-ku. Ntah kenapa, mungkin karena kekuatan aku mendorong tubuh ini sehingga aku jungkir balik (bahasa apa sih ini) dong. Aku dengan santainya langsung berdiri seolah nggak terjadi apa-apa. Temen-temenku yang melihat kejadian itu pastinya ketawa dong, dan ku hanya bisa menangis 😢. Biasa aja kan? Yakan udah aku bilang, kalau hidupku itu gaada yang special.

Pada umur 7 tahun aku didaftarkan orang tuaku di salah satu sekolah Favorite di Bandar Lampung. Lagi-lagi masa SD-ku gak ada yang menarik. Kelas 1-3 urutan peringkat ku di kelas itu gak banget, aku ada di urutan 20-30an dari 46 siswa. Ketika menginjak kelas 4, aku daftar bimbel di bimbel yang lumayan ternama di Bandar Lampung pada masa itu, aku juga bimbel di suatu lembaga yang bawaan dari SD-ku. Waktu pembagian rapot, aku kaget dong urutan aku naik drastis yang tadinya kelas 3 semester 2 aku urutan 22 dan sekarang menduduki ranking 2. Yang kaget gak cuma aku, wali kelasku, guru-guruku yang lain, temen-temenku kaget semua. Hanya kedua orang tuaku aja yang gak kaget. Kelas 5 sampai kelas 6 aku menduduki ranking 3 besar. Seneng sih pasti, tapi mama ku selalu memberikan nasihat jangan pernah sombong apa yang telah kita dapatkan karena itu semua hanyalah titipan. Dimasa TK sampai SD-ku termasuk orang yang pendiam

Lanjut ke umur 12 tahun aku mendudukin Sekolah Menengah Pertama alias SMP. Aku daftar di salah satu SMP yang lumayan favorite. Dimasa ini aku udah kenal suka-sukaan sama lawan jenis, tapi ya aku gak pacaran cuma suka doang. Disini awal aku membuka wawasan yang luas, menghilangkan hal buruk-ku dan menggantikannya dengan hal yang menurutku lumayan baik. Aku mulai ikut organisasi yang ada di sekolahku, OSIS namanya. Di OSIS aku mendapatkan banyak hal positif. Pada akhirnya aku yang pendiam menjadi aku yang aktif dan aku yang lumayan kritis. Aku mulai dapat bersosialisasi dengan baik bersama teman-teman maupun orang baru dalam hidupku.

Umur 15 tahun, aku beralih dari SMP ke SMA. Di masa SMA ini aku menemukan beberapa jenis teman, teman yang fake, teman yang datang kalau ada maunya, teman yang benar benar teman, dan lainnya. Aku di SMA mendaftarkan diri menjadi pengurus OSIS lagi, karena ku yakin melalui OSIS aku bisa berubah menjadi diri yang lebih baik lagi.

Hanya diri sendiri yang bisa menghadapi
Karena orang lain tak satupun yang bisa mengerti

Ya itu lah kisah hidupku dari TK-SD-SMP-SMA. Semoga kisah hidupku dapat memotivasi banyak orang. Ya aku tau sih, dari tulisanku gaada unsur yang memotivasi. Yaudahlah ya...

Babayy....

Comments

  1. Berusahala lebih giat lagi dan jangan tinggalkan sholat 5 wsktu.
    Selalu rendah hati.Aamiin.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts